مرحبا بكم في بلوق Tajudin ( Fastabiqul Khairat خيرت )

Selasa, 22 Februari 2011

PWPM Kalbar Harus Militan

Muswil Ke X PWPM Kalbar
Catatan Tajudin
Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-X Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah (PM) Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan Sabtu (26/2) sampai Minggu (28/2) nanti, diharapkan mampu mencetak kader militan. Maksudnya, tidak hanya sekedar Pengikut saja. namun perjalanan organisasinya telah teruji dedikasinya kepada Muhammadiyah.

Ketua PDPM Landak Tajudin, S.Pd.I, mengatakan agenda Muswil ke-X tidak memilih formatur yang akan menjalankan organisasi. Muswil juga akan melahirkan pemimpin yang melayani umat. Itu disesuaikan semangat Muhammadiyah yang menyebarkan ajaran amar makruf nahi munkar.

“Muswil tak hanya untuk memilih formatur dan ketua saja. Tapi, diharapkan memunculkan kader muda Muhammadiyah yang mau mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujar Tajudin kepada awak koran ini.

Suli menyatakan kader yang menahkodai PW PM Kalbar itu harus bisa mengembangkan organisasi guna menghadapi tantangan global dan kecanggihan teknologi. Meski begitu, Suli meminta kader jangan lupa diri dan harus bisa memberikan pencerahan kepada umat sebagai identitas dakwah model Islam berkemajuan.

“Siapapun kader yang memimpin Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Barat, semuanya harus mengabdikan dirinya ke organisasi, persyarikatan Muhammadiyah, dan bangsa,” jelas Pria Berkacamata.

Tajudin menambahkan PW PM Kalbar harus membuat program terbososan dan inovatif yang dapat dirasakan masyarakat. “Jadi, ke depan harus membuat program baru yang berdampak pada kehidupan warga Muhammadiyah dan bangsa,” katanya

Moh Aslan, SH

--Foto Moh Aslan Bersama Istrinya---

Moh Aslan, SH seorang Muslim Pertama Menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) di Kabupaten Landak.
DPRD Kabupaten Landak Periode 2009-2014 terdapat anggota DPRD yang berlainan suku dan agama. Cina, padang sumatra Barat, Dayak Melayu dan Madura. Salah satu Anggota Dewan Daerah pemilihan landak 2 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kali ini mengukir sejarah baru di Kabupaten landak. Pertama kali seorang Muslim yang menjadi anggota Dewan, selain itu keunikan yang tidak kalah pentingnya dewan ini berasal dari jawa Timur alias Madura. “Kita sanagat bangga sekali ada salah satu dewan yang beragama Muslim, ini menunjukan bahwah demokrasi itu berjalan dengan lancar.” Ungkap Tajudin Ketua JPPR Kabupaten Landak kemarin.
Ditambahkannya anggota dewan yang beragama Islam sebenarnya ada dua orang, selain dari PPP yang bernama MOH. ASLAN, SH yang memiliki suara terbanyak berjumlah 1.271. kemudian Zalpebri yang berasal daru Sumatra Barat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Namun sangat di sayangkan beliau ada masalah di interen partai sehingga pelantikannya sebagai DPRD Landak sempat terkendala, akhirnya beliau tetap dilantik juga,” tegasnya.
ia berhrap anggota dewan yang beragama Muslim dapat memberikan yang terbaik buat masyarakatnya. "Muda-mudahan beliau di periode yang akan datang akan terpilih kembali oleh rakyatnya di sana.( din )

Minggu, 20 Februari 2011

Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Pensi Dalam Rangka Maulid Nabi
Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten landak Yang diketuai Oleh SYaiful dan diasuh Oleh Sukardiman kini mulai memperlihatkan eksistensinya pada masyarakat Landak. Beberapa kali ada kegiatan, Tapak Suci Putera Muhammadiyah yg di singkat TS ikut menampilkan jurus-jurus handalnya. Dengan tampilan jurus yang sangat menarik, membuat masyarakat terpukau, tepuk tangan dan sorakan penonton pada acara Pentas Seni (PENSI) dalam rangka Mauld Nabi di Pondok Pesanteren (Pontren) Nurul Islam Sabtu, (19/2) Kemarin malam berjalan sukses dan lancar walaupun diguyur hujan tak membuat para pemuda terkendala dalam menghadiri acara tersebut. Pengasuh Ponpes Nurul Islam Yang di wakili Ustadz Fauzan,S.Ag Mengatakan acara pensi dalam peringatan Maulid Nabi memang sengaja digelar karena peringatan tersebut biasanya hanya diikuti orang tua saja, sedangkan para remaja dan pemuda enggan mengikutinya. “Tema acara ini kami beri nama "Dari pemuda Untuk Pemuda,” ungkap Fauzan. Ia berharap di acara tersebut dapat memberikan pelajaran kepada pemuda terutama pada suri tauladan rasulullah SAW. Paparnya. (din)

Jumat, 18 Februari 2011

Senin, 14 Februari 2011

VALENTINE

Siapakah Valentine itu?
Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine. Versi pertama, ia adalah seorang pendeta, Pendeta St. Valentine. Ia hidup di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St. Valentine karena menentang beberapa perintahnya.
Ia mengajak manusia kepada agama Nasrani, dan menolak menyembah dewa-dewa Romawi. Ia lalu ditangkap dan dibunuh dan dikuburkan di Via Flaminia. Oleh pihak gereja ia dianggap sebagai norang suci. Sehingga namanya diabadikan menjadi nama sebuah gereja di Roma. Dan juga dijadikan sebagai nama gerbang, Gerbang St. Valentine. Tapi sekarang telah berubah nama menjadi Porta del Polopo.
Versi kedua, St. Valentine adalah nama seorang pemuda yang mati diekskusi oleh Raja Romawi, Claudius II pada tanggal 14 Februari 269 M.. Nama aslinya Valentino. Karena pemuda itu telah menetang kebijakan Raja Claudius II, yang saat itu ingin membentuk pasukan yang tangguh, yang terdiri dari kaum pemuda. Agar mereka tidak loyo, maka Raja melarang mereka nikah.
St. Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan di gereja dengan sembunyi-sembunyi sampai akhirnya Raja mengetahuinya, lalu ia dipenjarakan. Di penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan “Dari yang tulus cintanya, Valentine.”
Versi ketiga, Valentin adalah nama seseorang yang meninggal sebagai martir (istilah yang dipakai untuk orang-orang yang mati mempertahankan prinsip-prinsipnya). Peristiwa itu terjadi di bagian provinsi Romawi. Ia meninggal pada abad ke-3 M.
Penyimpangan dalam Valentin’s Day
Dewasa ini, tidak jarang kita jumpai dalam perayaan Valentin terdapat pergaulan bebas antar lain jenis. Valentin bagi mereka bukanlah hari kasih sayang dengan memberikan perhatian kepada orangtua, guru, saudara, kaka dan adik atau kawan dan teman. Tidak hanya kirim ucapan selamat atau tukar kado. Tapi ada aktivitas yang lebih dari itu.
Bila perayaan Valentin itu dirayakan secara massal (jamaah), biasanya acara yang paling ditunggu oleh mereka adalah Love Lottery (undian cinta). Para wanita yang ada dicatat namanya di kertas, lalu dimasukkan ke botol atau tempat yang lain. Lalu kaum pria melakukan undian. Siapa yang keluar namanya, berarti ia menjadi pasangan pria yang mendapat undian tersebut.
Kemudian mereka bercengkeramah dan berdansa dengan pasangan masing-masing sesuai hasil undian. Minuman beralkohol atau narkoba biasanya menjadi yang ketiga bagi masing-masing pasangan. Ketika mereka sudah mabok atau setengah teler, acara dilanjutkan dengan berdua-duaan. Di pojok yang remang-remang atau di kamar yang telah disiapkan.
Inilah penyimpangan serius dalam merayakan hari kasih sayang. Di Filipina misalnya, pernah mengadakan lomba ciuman selama 10 detik dalam rangka merayakan Valentin. Dan pesertanya saat itu sebanyak 5.300 pasangan.
Bagi mereka Valentin tidak sekadar hari kasih sayang, tapi merupakan hari yang tepat untuk “Kasih Yayang”, atau mengasih orang yang dicintainya (yayang) apa saja yang diinginkannya. Termasuk memberikan keperawanan bagi si wanita, atau menghilangkan keperjakaan bagi si pria. Hari Valentin dijadikan sebagai ajang pelampiasan syahwat dan momentum untuk bermaksiat.
Perayaan ala mereka seperti itu persis dengan asal muasal perayaan yang dilakukan oleh orang Romawi kuno pada tanggal 15 Februari, yang dikenal dengan perayaan Lupercalia. Berdasarkan yang dikutip dari Webster’s New 20th Century Dictionary perayaan Valentine munculnya bermula dari perayaan Lupercali. Yaitu upacara ritual yang dilakukan oleh orang-orang Romawi kuno setiap tanggal 15 Februari sebagai penghormatan kepada Lupercus, dewa padang rumput yang dideskripsikan mempunyai tanduk, kaki, dan telinga seperti kambing.
Pada perayaan itu nama-nama wanita dimasukkan kedalam jambangan bunga atau botol. Setiap pria yang hadir mengambil secarik kertas. Wanita yang namanya tertera dalam kertas itu menjadi teman kencannya semalam suntuk. Kemudian pada tahun 469 pihak gereja yakni Paus Celecius merubah menjadi tanggal 14 Februari untuk mengenang kematian seorang pendeta yang bernama Saint Valentine yang tewas sebagai martir pada abad III, dan menetapkan menjadi Saint Valentine’s Day.
Berdasarkan sumber lain, yang melakukan perubahan adalah Paus Galasium I seorang pimpinan dewan gereja. Pada tahun 494 M mengubah upacara tersebut dengan bentuk rutinitas seremoni porofikasi (pembersihan dosa) dan juga mengubah upacara Lupercalia yang biasanya tanggal 15 Februari menjadi 14 Februari yang secara resmi ditetapkan pada tahun 496 M sebagai Valentin day, untuk menggaet simpati para pemuda setempat agar mau ke gereja.
Ada Kesyirikan dalam Perayaan Valentine
Ken Sweinger berkata, “Kata ‘valentine’ berasal dari bahasa latin yang artinya “Yang Maha Kuasa, Yang Maha Perkasa atau Yang Maha Kuat”. Kata itu ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, dewa orang Romawi.”
Maka disadari atau tidak, apabila serseorang mengucapkan kepada orang lain, “Be My Valentine”, berarti ia telah melakukan sesuatu yang sangat bertentangan dengan aqidah Islam. Karena ia meminta orang tersebut untuk menjadi “Yang Maha Kuasa” dalam kehidupannya. Itulah kesyirikan yang sering terjadi di hari Valentine, karena banyaknya ucapan itu bergulir dari remaja-remaja Islam saat merayakan hari tersebut.
Kalau orang tersebut tidak mengucapkan “Be My Valentine”, tapi ia mengucapkan “Selamat hari Valentine” kepada orang lain, maka ia juga melakukan kesalahan yang sama. Memberi ucapan selamat atas ritual yang menjadi ajaran agama lain. Dan kalau ditelusuri asal-muasalnya, ternyata perayaan itu mulanya adalah perayaan orang paganis Romawi untuk memuja dewa-dewa mereka. Itu ibadahnya orang musyrik. Dengan ucapan selamat kita kepada mereka, berarti kita mengakui bahwa keyakinan mereka itu benar adanya.
Adapun kado yang biasanya ada tambahan gambar bayi bersayap dengan membawa anak panah, atau yang sering disebut dengan Cupid, itu adalah putra Nimrod (Dewa Matahari). Ia dinobatkan sebagai dewa cinta, karena parasnya yang rupawan dan dalam masa hidupnya diburu banyak wanita. Bahkan dikabarkan bahwa ia pernah melakukan perzinaan dengan ibu kandungnya sendiri.
Kalau kita ikut-ikutan mengusung symbol atau gambar tersebut, berarti kita juga meyakini kekuasaan mereka dan menduakan kekuasaan Allah atas Matahari dan Planet lainnya. Dan tanpa kita sadari, kita juga telah mengkampanyekan sosok yang dalam ajaran Islam adalah sosok yang tak bermoral.
Mitos Seputar Valentin’s Day
1. Pada jaman Romawi kuno, para gadis menuliskan namanya di kertas dan memasukkan ke dalam botol. lalu para pria akan mengambil sah satu kertas tersebut untuk melihat siapakan yang akan menjadi pasangan mereka dalam festifal tersebut.
2. Di Negara yang sama, para gadis akan menerima hadiah berupa busana dari para pria. Jika ia menerima hadiah tersebut, ini pertanda ia bersedia dinikahi pria tersebut.
3. Beberapa orang meyakini bahwa jika mereka melihat robin melayang di udara saat hari Valentine, ini berarti ia akan menikah dengan seorang pelaut. Sementara jika seorang wanita melihat burung pipit, maka mereka akan menikah dengan seorang pria miskin. Namun mereka akan hidup bahagia. Sementara jika mereka melihat burung gereja maka mereka akan menikah dengan jutawan.
4. Pikirkan lima atau enam nama pria (jika anda wanita) atau lima atau enam nama wanita (jika anda pria) yang ingin anda nikahi. Lalu putralah setangkai apel sambil menyebut nama tersebut satu persatu. Anda akan menikah dengan nama yang anda sebut saat tangkai tersebut lepas dari buahnya.
5. Petiklah sekuntum bungan dandelion yang tengah mengembang. Tiuplah putik-putik pada bunga tersebut, lalu hitunglah putik yang tersisa. Itu adalah jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.
6. Jika anda memotong sebuah apel pada tengahnya dan menghitung jumlah biji di dalamnya, ini juga bisa menunjukkan jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

Hukum Merayakan Valentine’s Day

Pada tahun 2005, Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan larangan jual-beli bunga Mawar untuk Valentine’s Day. Polisi keagamaan negara tersebut melakukan patroli setiap pagi dan petang guna memastikan bahwa tidak ada lagi took atau kedai yang menjual bunga untuk perayaan valentin. Dan para guru di sekolah-sekolah juga ikut aktif menyeru murid-muridnya untuk tidak ikut-ikutan merayakan Valentin.
Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (ulama’ kharismatik setempat) sewaktu masih hidup juga mengeluarkan fatwa, “Hari Valentin yang kini dirayakan oleh banyak kaum sekuler sebagai cara jahiliyah Kristen. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia tidak akan pernah ikut merayakannya”.
Di Malaysia, para ulama’ setempat juga telah sepakat untuk melarang kaum muslimin merayakan Valentine’s Day. Bahkan pada suatu kesempatan, Imam Jamal (seorang imam masjid di Amerika) melarang kaum muslimin setempat agar tidak ikut merayakan hari Valentin. “Kami, orang-orang Muslim tidak memerlukan budaya yang melanggar ajaran agama kami,” katanya.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan kepada kaum Muslim bahwa perayaan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang, hukumnya haram, karena perayaan yang diadakan setiap 14 Februari banyak diisi hal yang tidak bermanfaat bahkan hal yang buruk seperti pesta mabuk-mabukan.
“Dilihat dari perayaannya karena banyak pesta, mabuk-mabukan, sudah haram, jadi tanpa mengeluarkan fatwa secara khusus, sudah ketahuan,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Ma’ruf Amin kepada wartawan, Rabu (13/2/2008).
Saudara-saudariku Seiman…
Kalau kita sudah tahu asal muasal Valentin’s Day, masihkah kita ingin ikut serta merayakannya? Belum cukupkah bagi kita konsep kasih sayang yang telah diajarkan Rasulullah kepada kita? Atau keimanan di dada kita ini sudah menipis, digerus oleh arus globalisasi dan akulturasi budaya barat yang betentangan dengan syari’at? Sehingga kita tidak tahu lagi, mana ajaran syari’at dan mana ajakan barat yang sesat?
Masihkah tersisa rasa takut adzab dalam relung hati kita? Kalau masih, maka pupuklah rasa takut tersebut dengan melaksanakan perintah syari’at Islam dan meninggalkan ajakan syetan, baik syetan jin atau syetan manusia, yang berasal dari Timur atau yang bersumber dari Barat. Cukuplah bagi kita Rasulullah sebagai teladan. Jangan mudah terbawa arus sesat, dan jangan gampang ikut-ikutan ajaran lain.
عن ابن عمر قال : قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم- “من تشبه بقوم فهو منهم”. رواه أبو داود
Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu daud, no. 4460). Dan dalam riwayat lain.
Hudzaifah bin Yaman berkata: Rasulullah bersabda, “Janganlah kalian menjadi orang-orang yang ikut-ikutan (tidak punya pendirian). Berprinsip, ‘Apabila orang-orang berbuat baik, maka kamipun berbuat baik. Apabila orang-orang berbauat zhalim, maka kamipun berbuat zhalim. Tapi berpegang teguhlah kalian pada pendirian. Apabila orang-orang berbuat baik, kami juga berbuat baik. Tapi jika mereka berbuat keburukan, maka janganlah menzhalimi diri (dengan ikut berbuat keburukan).” (HR. Tirmidzi, no. 1930).
Jika kita telah tahu ternyata perayaan valentine itu bukan bagian budaya kita, dan juga bukan ajaran agama kita, lalu kenapa kita ikut merayakannya. Orang-orang Yahudi saja tidak mau merayakan hari Valentin. Seharusnya kita lebih tegas daripada mereka untuk menolak. Apalagi kalau dalam perayaan itu ada ritual syirik dan perbuatan amoral (asusila), yang menjurus pada free sex atau pergaulan bebas. Say No to Valentin’s Day.
Semoga kita semua bisa menjaga jatidiri dan identitas kita sebagai ummat Muhammad (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam), bukan ummat arus budaya yang berkembang, atau pengabdi trend yang sedang in. aamiiiiinn
(Wallohu a’lam).

Jumat, 04 Februari 2011

SMAN 1 Ngabang Gelar Apel Setiap Hari


SMA Negeri 1 Ngabang setiap hari Senin pagi mulai jam 7.00 wib sampai selesai dilaksanakan Apel pagi dalam rangka Pembinaan. Tidak hanya itu Apel Rutin setiap pagi juga  dilaksanakan. Hal ini membuktikan ke eksistensi sekolah dalam meningkatkan pendidikan yag bermutu.


Acara Apel pagi setiap hari Senin ini, kata Tajudin, S.Pd.I. Guru Agama Islam Apel Senin dan Apel rutin setiap hari selalu kami lakukan, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan disiplin para  siswa dan dewan guru, serta staf yang ada di SMAN 1ngabang.  “Tujuan Apel ini tidak lain agar pendidik dan yang didik senantiasa semangat dan sungguh-sungguh, bekerja  dan menjalan kan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada terhadap pendidikan.

Kegiatan Apel pagi hari Senin kata Tajudin sudah hal yang biasa, karena sejak dulu sudah sering dilakukan. Akan tetapi apel rutin setiap hari pagi dan pulang sekolah, dilaksanakan sejak tahun 2010  yang kepala sekolah nya Drs Asoardi Ador , sampai sekarang  tetap eksis berjalan  dengan penuh semangat dalam rangka pengabdian kepada Negara dan Bangsa
.
Pelaksanaan Apel pagi setiap hari Senin ini  diikuti oleh seluruh siswa dan seluruh dewan Guru petugas Apel secara bergiliran, dari mulai Pembina Apel,  dan khusus Pembina Apel  setiap hari secara bergiliran menjadi Pembina Apel tersebut.
Setiap pembina Apel memberikan menyampaikan pembinaannya kepada seluruh peserta Apel menyangkut segala sesuatu yang berkenaan dengan upaya peningkatan disiplin bagi siswa dan peningkatan kinerja bagi dewan guru dan satap tata Usaha.

Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah, seluruh karyawan merasa tumbuh semangat patriotisme/rasa pengabdiannya, timbul semangat dan gairah bekerjanya dan selalu diingatkan tetang pentingnya seorang karyawan memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada generasi di bumi intan ini

Senin, 31 Januari 2011

Kata Terbijak Dari Sahabat Rasull


1. Saidina Ali bin Abi Talib mengatakan: Percayalah bahwa ilmu lebih baik dari pada harta, karna Ilmu itu menjaga dirimu sedangkan kamu menjaga harta kamu. Dan ingat, bahwa harta itu berkurang bila kamu belanjakan, sedangkan Ilmu bertambah jika kamu manfaatkan.

2. Saidina Umar bin Al-Khatab mengungkapkan: Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat yang baik.

3. Adapun Al-Ahnaf bin Qais Menjelaskan: Tidak akan ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan dan Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan. Begitupula Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan. Dan ingatlah Tidak ada kebaikan bagi sedekah kecuali dengan niat yg penuh keikhlasan. Dan terakhir, Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesihatan dan keamanan

4. Rasulullah SAW bersabda: ” Rabb (Tuhan) kami yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun kelangit dunia tiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir seraya berkata: “Siapa berdo´a kepada-Ku pasti Aku kabulkan, siapa meminta kepada-Ku pasti Aku beri dan siapa memohon ampun kepada-Ku pasti Aku ampuni ia.” (HR. Bukhari – Muslim)

5. Abdullah bin Mubarak berkata, “Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat, dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat.”

6. Status FaceBooK: Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan.

7. Note Facebook: Senyum adalah pesan kebahagian yang paling cepat sampai kehati. jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, tapi tersenyumlah untuk menyambut kebahagiaan. have a nice nice plendd :)

8. Cobalah Perhatikan arah kanan dan kiri Akan berbeda jika kamu benar-benar menyadari
Jangan paksakan apa yg kau angap benar atau salah karna tidak semua orang berjalan pada satu arah.

9. Tiada orang buta yang pasrah dalam kebodohan, Mereka selalu berusaha untuk melihat kedepan Walau mata tak berguna tapi semangatnya ada Terus berjuang agar hidup didunia tidak sia-sia

10. Ku coba membenarkan cara berjalanmu, Tanpa sedikit pun mencoba melukai kakimu
Ku coba membenarkan cara berbicaramu, Tanpa membuat bibirmu menjadi kelu

“Bersentuhan Suami-Isteri Setelah Berwudlu, Batalkah?"

ada 2 pendapat tentang Batalnya wudhu Bersentuhan antara suami istri. Dalam daftar hal-hal yang membatalkan wudhu, sentuhan kulit secara langsung antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram, termasuk masalah yang diperdebatkan para ulama. Sebagian mengatakan bahwa sentuhan itu membatalkan wudhu` dan sebagian mengatakan tidak. Sebab perbedaan pendapat mereka didasarkan pada penafsiran ayat Al-Quran yaitu: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَقْرَبُوا الصَّلاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّى تَغْتَسِلُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik; sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.” a. Pendapat yang Membatalkan Sebagian ulama mengartikan kata MENYENTUH sebagai kiasan yang maksudnya adalah jima` . Sehingga bila hanya sekedar bersentuhan kulit, tidak membatalkan wuhu`. Ulama kalangan As-Syafi`iyah cenderung mengartikan kata MENYENTUH secara harfiyah, sehingga menurut mereka sentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram itu membatalkan wudhu`. Menurut mereka, bila ada kata yang mengandung dua makna antara makna hakiki dengan makna kiasan, maka yang harus didahulukan adalah makna hakikinya. Kecuali ada dalil lain yang menunjukkan perlunya menggunakan penafsiran secara kiasan. Dan Imam Asy-Syafi`i nampaknya tidak menerima hadits Ma`bad bin Nabatah dalam masalah mencium. Namun bila ditinjau lebih dalam pendapat-pendapat di kalangan ulama Syafi`iyah, maka kita juga menemukan beberapa perbedaan. Misalnya, sebagian mereka mengatakan bahwa yang batal wudhu`nya adalah yang sengaja menyentuh, sedangkan yang tersentuh tapi tidak sengaja menyentuh, maka tidak batal wudhu`nya. Juga ada pendapat yang membedakan antara sentuhan dengan lawan jenis non mahram dengan pasangan . Menurut sebagian mereka, bila sentuhan itu antara suami isteri tidak membatalkan wudhu`. b. Pendapat yang Tidak Membatalkan Dan sebagian ulama lainnya lagi memaknainya secara harfiyah, sehingga menyentuh atau bersentuhan kulit dalam arti fisik adalah termasuk hal yang membatalkan wudhu`. Pendapat ini didukung oleh Al-Hanafiyah dan juga semua salaf dari kalangan shahabat. Sedangkan Al-Malikiyah dan jumhur pendukungnya mengatakan hal sama kecuali bila sentuhan itu dibarengi dengan syahwat , maka barulah sentuhan itu membatalkan wudhu`. Pendapat mereka dikuatkan dengan adanya hadits yang memberikan keterangan bahwa Rasulullah SAW pernha menyentuh para isterinya dan langsung mengerjakan shalat tanpa berwudhu` lagi. Dari Habib bin Abi Tsabit dari Urwah dari Aisyah ra dari Nabi SAW bahwa Rasulullah SAW mencium sebagian isterinya kemudian keluar untuk shalat tanpa berwudhu`. Lalu ditanya kepada Aisyah, ”Siapakah isteri yang dimaksud kecuali anda?” Lalu Aisyah tertawa. . Wallahu a’lam bish-shawabWassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh

http:/tajudindiary.blogspot.com

selamat datang di blog Tajudin

Mengapa kita tidak boleh menambah ajaran dalam agama, Padahal kegiatan tersebut sangat baik

Aliansi Reporter Landak

Aliansi Reporter Landak
NGABANG. Usai acara pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Landak periode 2009-2014 dilanjutkan acara tambahan yakni pemberian penghargaan Rakyat Award 2009 dari Aliansi Reporter Landak (ARL) kepada wakil rakyat dengan tiga kategori yaitu, suara figur terbanyak per daerah pemilihan, suara lintas partai politik terbanyak dan anggota dewan terpilih tiga periode. Untuk suara figur terbanyak diraih Anjiu, Heri Saman SH MH, Simson Umar dan Markus Amid STh MDiv, piagam dan bingkisan diserahkan oleh Wakil Gubernur Kalbar Drs.Christiandy Sanjaya, SE MM. Kemudian untuk suara figur lintas partai politik diraih Markus Amid STh MDiv dan Heri Saman SH MH piagam diserahkan oleh Bupati Landak DR Drs Adrianus Asia Sidot MSi, dan terakhir anggota dewan yang terpilih tiga periode yakni Klemen Apui Sip, Markus Amid STh MDiv dan Adrianus Yanto Nunus SH MH, piagam diserahkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Mempawah Maringan Marpaung SH MH. Menurut Ketua ARL, Heri Irawan SP, pemberian Rakyat Award ini sudah yang kedua kalinya, tahun 2004 lalu juga kita berikan kepada para wakil rakyat yang masuk kategori ini. Ia berharap wakil rakyat ini harus terlepas dari kepentingan golongan atau parpol dan harus senantiasa berkonsentrasi terhadap tanggung jawabnya. Dengan kata lain, seorang wakil rakyat yang terpilih harus memusatkan diri terhadap tugasnya. Seterusnya seorang wakil rakyat adalah pemimpin yang harus dapat melihat potensi yang ada pada dirinya sendiri dan lingkungan masyarakat. Potensi diri dapat dimunculkan salah satunya melalui keteladanan. “Pada akhirnya, seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Dan seharusnya seorang wakil rakyat sebagai orang yang dipilih untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Kabupaten Landak harus tahu dan paham tentang tugas dan kewajibannya,” ungkapnya. Adapun jajaran pengurus ARL yakni yakni Heri Irawan (Ketua), Kundori (Sekretaris), Devi Zulkarnain (Bendahara) dan sejumlah anggotanya, Ya’ Syahdan, Sartiman, Agus Budianto, Tajudin dan Anton.

Kisah

KISAH YANG SANGAT MENYEDIHKAN.. (SUMPAH!!) “Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya. Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1.jpg, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya. Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja motor.jpgkarena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah. Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, Kerjaan siapa ini !!! . Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan Saya tidak tahu..tuan. Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan? hardik si isteri lagi. Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik kan! katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. Oleskan obat saja! jawab bapak si anak. Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. Dita demam, Bujawab pembantunya ringkas. Kasih minum panadol aja , jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. Tidak ada pilihan.. kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akutIni sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. Ayah.. ibu Dita tidak akan melakukannya lagi. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi Dita sayang ayah..sayang ibu., katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. Dita juga sayang Mbok Narti.. katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris. Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ? Bagaimana Dita mau bermain nanti ? Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maafTahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi, Namun., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya.. “ resapi dan renungi gan,bukan sedih/terharunya yang kita cari tapi pengaruh positifnya kisah ini untuk kehidupan kita