مرحبا بكم في بلوق Tajudin ( Fastabiqul Khairat خيرت )

Jumat, 04 Februari 2011

SMAN 1 Ngabang Gelar Apel Setiap Hari


SMA Negeri 1 Ngabang setiap hari Senin pagi mulai jam 7.00 wib sampai selesai dilaksanakan Apel pagi dalam rangka Pembinaan. Tidak hanya itu Apel Rutin setiap pagi juga  dilaksanakan. Hal ini membuktikan ke eksistensi sekolah dalam meningkatkan pendidikan yag bermutu.


Acara Apel pagi setiap hari Senin ini, kata Tajudin, S.Pd.I. Guru Agama Islam Apel Senin dan Apel rutin setiap hari selalu kami lakukan, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan disiplin para  siswa dan dewan guru, serta staf yang ada di SMAN 1ngabang.  “Tujuan Apel ini tidak lain agar pendidik dan yang didik senantiasa semangat dan sungguh-sungguh, bekerja  dan menjalan kan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada terhadap pendidikan.

Kegiatan Apel pagi hari Senin kata Tajudin sudah hal yang biasa, karena sejak dulu sudah sering dilakukan. Akan tetapi apel rutin setiap hari pagi dan pulang sekolah, dilaksanakan sejak tahun 2010  yang kepala sekolah nya Drs Asoardi Ador , sampai sekarang  tetap eksis berjalan  dengan penuh semangat dalam rangka pengabdian kepada Negara dan Bangsa
.
Pelaksanaan Apel pagi setiap hari Senin ini  diikuti oleh seluruh siswa dan seluruh dewan Guru petugas Apel secara bergiliran, dari mulai Pembina Apel,  dan khusus Pembina Apel  setiap hari secara bergiliran menjadi Pembina Apel tersebut.
Setiap pembina Apel memberikan menyampaikan pembinaannya kepada seluruh peserta Apel menyangkut segala sesuatu yang berkenaan dengan upaya peningkatan disiplin bagi siswa dan peningkatan kinerja bagi dewan guru dan satap tata Usaha.

Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah, seluruh karyawan merasa tumbuh semangat patriotisme/rasa pengabdiannya, timbul semangat dan gairah bekerjanya dan selalu diingatkan tetang pentingnya seorang karyawan memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada generasi di bumi intan ini

Senin, 31 Januari 2011

Kata Terbijak Dari Sahabat Rasull


1. Saidina Ali bin Abi Talib mengatakan: Percayalah bahwa ilmu lebih baik dari pada harta, karna Ilmu itu menjaga dirimu sedangkan kamu menjaga harta kamu. Dan ingat, bahwa harta itu berkurang bila kamu belanjakan, sedangkan Ilmu bertambah jika kamu manfaatkan.

2. Saidina Umar bin Al-Khatab mengungkapkan: Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat yang baik.

3. Adapun Al-Ahnaf bin Qais Menjelaskan: Tidak akan ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan dan Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan. Begitupula Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan. Dan ingatlah Tidak ada kebaikan bagi sedekah kecuali dengan niat yg penuh keikhlasan. Dan terakhir, Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesihatan dan keamanan

4. Rasulullah SAW bersabda: ” Rabb (Tuhan) kami yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun kelangit dunia tiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir seraya berkata: “Siapa berdo´a kepada-Ku pasti Aku kabulkan, siapa meminta kepada-Ku pasti Aku beri dan siapa memohon ampun kepada-Ku pasti Aku ampuni ia.” (HR. Bukhari – Muslim)

5. Abdullah bin Mubarak berkata, “Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat, dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat.”

6. Status FaceBooK: Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan.

7. Note Facebook: Senyum adalah pesan kebahagian yang paling cepat sampai kehati. jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, tapi tersenyumlah untuk menyambut kebahagiaan. have a nice nice plendd :)

8. Cobalah Perhatikan arah kanan dan kiri Akan berbeda jika kamu benar-benar menyadari
Jangan paksakan apa yg kau angap benar atau salah karna tidak semua orang berjalan pada satu arah.

9. Tiada orang buta yang pasrah dalam kebodohan, Mereka selalu berusaha untuk melihat kedepan Walau mata tak berguna tapi semangatnya ada Terus berjuang agar hidup didunia tidak sia-sia

10. Ku coba membenarkan cara berjalanmu, Tanpa sedikit pun mencoba melukai kakimu
Ku coba membenarkan cara berbicaramu, Tanpa membuat bibirmu menjadi kelu

Minggu, 30 Januari 2011

Cinta Sejati seorang ibu

“Kalau ingin menangis saat anda membaca cerita ini, menjeritlah jangan ditahan sebelum anda menyadari apa yang telah anda berikan kepada kedua orangtua anda”
Di sebuah rumah sakit bersalin, seorang ibu baru saja melahirkan jabang bayinya. "Bisa saya melihat bayi saya?" pinta ibu yang baru melahirkan itu penuh rona kebahagiaan di wajahnya. Namun, ketika gendongan berpindah tangan dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki mungil itu, si ibu terlihat menahan napasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit, tak tega melihat perubahan wajah si ibu. Bayi yang digendongnya ternyata dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Meski terlihat sedikit kaget, si ibu tetap menimang bayinya dengan penuh kasih sayang.
Waktu membuktikan, bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari, anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan si ibu sambil menangis. Ibu itu pun ikut berurai air mata. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Sambil terisak, anak itu bercerita, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."

Begitulah, meski tumbuh dengan kekurangan, anak lelaki itu kini telah dewasa. Dengan kasih sayang dan dorongan semangat orangtuanya, meski punya kekurangan, ia tumbuh sebagai pemuda tampan yang cerdas. Rupanya, ia pun pandai bergaul sehingga disukai teman-teman sekolahnya. Ia pun mengembangkan bakat di bidang musik dan menulis. Akhirnya, ia tumbuh menjadi remaja pria yang disegani karena kepandaiannya bermusik.

Suatu hari, ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuk putra Bapak. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Maka, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya kepada anak mereka.

Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelaki itu, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia," kata si ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Ia pun seperti terlahir kembali. Wajahnya yang tampan, ditambah kini ia sudah punya daun telinga, membuat ia semakin terlihat menawan. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.
Beberapa waktu kemudian, ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia lantas menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar, namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari, tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga tersebut. Pada hari itu, ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, si ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku. Sang ayah lantas menyibaknya sehingga sesuatu yang mengejutkan si anak lelaki terjadi. Ternyata, si ibu tidak memiliki telinga.
"Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik si ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya, ‘kan?"
Melihat kenyataan bahwa telinga ibunya yang diberikan pada si anak, meledaklah tangisnya. Ia merasakan bahwa cinta sejati ibunya yang telah membuat ia bisa seperti saat ini.

Para netter yang luar biasa,

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh, namun ada di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun justru pada apa yang kadang tidak dapat terlihat. Begitu juga dengan cinta seorang ibu pada anaknya. Di sana selalu ada inti sebuah cinta yang sejati, di mana terdapat keikhlasan dan ketulusan yang tak mengharap balasan apa pun.
Dalam cerita di atas, cinta dan pengorbanan seorang ibu adalah wujud sebuah cinta sejati yang tak bisa dinilai dan tergantikan. Cinta sang ibu telah membawa kebahagiaan bagi sang anak. Inilah makna sesungguhnya dari sebuah cinta yang murni. Karena itu, sebagai seorang anak, jangan pernah melupakan jasa seorang ibu. Sebab, apa pun yang telah kita lakukan, pastilah tak akan sebanding dengan cinta dan ketulusannya membesarkan, mendidik, dan merawat kita hingga menjadi seperti sekarang.
Mari, jadikan ibu kita sebagai suri teladan untuk terus berbagi kebaikan. Jadikan beliau sebagai panutan yang harus selalu diberikan penghormatan. Sebab, dengan memperhatikan dan memberikan kasih sayang kembali kepada para ibu, kita akan menemukan cinta penuh ketulusan dan keikhlasan, yang akan membimbing kita menemukan kebahagiaan sejati dalam kehidupan.

Jumat, 28 Januari 2011

Cerita Sedih Tentang Cinta Ayah


Biasanya, bagi seorang anak Laki-Laki maupun perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering Mengunjungi dan menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menjengukmu dan menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak kecil……

Papa biasanya mengajari putra dan putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putra dan putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putra dan putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cewek atau cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu. Takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan atau papa merasa belum saatnya kamu mengenal cinta.
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut…
Ketika melihat putra dan putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.kadang memukulmu. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putra dan putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau guru, atau orang yang berhsil
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta robot atau boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “ putra dan putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman perempuan atau Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa perempuan atau lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang perempuan atau Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
putra dan Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi putra yang gagah dan cantik….
Bahagiakanlah ia bersama istrinya…”
Setelah berumah tanggapun papa selalu memikirkan kebahagiaan anaknya agar menjadi rumahtangga yang syakinah mawad’dah warahmah....
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
Terima Kasih Ayah yang selama ini telah banyak memberikan harapan hingga menjadi orang yang sukses meraih cita-cita. dan sampai kini puan anakmu belum mampu mebalas budi luhurmu....
Ya allah hanya kepadamulah hamba memohon berikanlah kebahagiaan kepada kedua orang tua hamba yang telah diberikan sepenuhnya kepada anak-anaknya.
Ya allah hanya engkaulah yang dapat membalas semuanya...........



                                                                           Dari Anakmu

Selasa, 25 Januari 2011

Peran Pendidikan Dan Perhatian Yang Kurang


Peran Pendidikan Dan Perhatian Yang Kurang

Darmaningtyas(pengamat pendidikan) menyatakan bahwa rusaknya moral anak didik sekarang ini karena bobroknya sistem kontrol yang ada. Mulai dari sekolah, keluarga, aparat, dan masyarakat sudah mulai cuek dengan perkembangan mental anak. Sehingga mereka menjadi semakin liar dan berkepribadian kurang baik.

Contoh nyata betapa banyak sekarang kita jumpai pelajar yang trek-trekan dijalan, merokok, dan bercengkrama di pinggir-pinggir jalan tanpa pernah merasa sungkan lagi. Masyarakat pun seolah tak ada nyali dan bersikap apriori melihat fenomena ini.

Sekolah tak kurang-kurangnya menasehati, berbagai teknik pendekatan pun dilakukan, hingga mereka sangat patuh terhadap aturan sekolah.
Tetapi begitu usai jam sekolah semua seolah kembali seperti semula. Ada apa ini? Pengawasan guru jelas terbatas. Sehingga di sinilah dibutuhkan pengalihan kontrol kepada keluarga dan masyarakat.

Kejujuran



Banyak yang bilang kalau orang jujur itu tidak bisa kaya. ungkapan ini saya anggap sebagai pendangkalan akidah, moran dan iman. kata seperti ini bukannya memotipasi orang selalu  berbuat baik. tak heran banyak dinegeri ini orang yang pintar menyalahi kegunaan tersebut. sehingga di dunia ini banyak orang yang melakukan tindakan korup.sebelum saya lanjutkan. saya ingin menceritakan sebuah kisah orang yang jujur. disaaat orang tersebut berkata jujur banyak orang yang merasa sakit, disaat orang tersebut di fitnah karena kejujurannya. akhirnya orang tersebut di keluarkan dari perusahaan padahal orang tersebut hampir putus asa dengan kejujuran. tetapi karena imannya kuat ia tetap berjalan pada kejujuran tersebut. tidak lama kemudian orang yang memfitnah juga dikeluarkan dari perusahaan akibat dari kebohongannay. akhirnya bos ditempat ia bekerja berpikir kalau kasus yang terjadi belum lama ini. ia sebagai pemimpin telah mengambil langkah yang salah. akhirnya oranv yang jujur itu di panggil kembali untuk bekerja. malah jabatannya lebih tinggi dari posisi yang sebelumnya. tapi bukan jabatan yang paling penting baginya yang terpentinga adalah kepercayaan dan ke imanan yang tegar yang ia miliki...ini patut kita contoh

Jumat, 21 Januari 2011

Tajudin: REAKTUALISASI PERAN PEMUDA

Sudah saatnya pemuda dan remaja merefleksikan kembali untuk berkiprah lebih luas di bidang keilmuan, kemasyarakatan, politik dan yang lebih penting keimanan.

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Bupati (Pilbup) yang tidak lama lagi akan dihelat di bumi intan ini, ada banyak usulan untuk meninjau kembali peran dan fungsi pemuda saat ini. Menurut pandangan sebagian pihak, persoalan yang dihadapi pemuda dan remaja sudah terlalu kompleks. Mampukah pemuda mengatasi persoalan yang dihadapinya, dalam arti memberikan motivasi dan dedikasi kepada para pemuda dan remaja untuk tidak terlalu terlibat dalam berbagai persoalan yang membuat nilai-nilai pemuda dan remaja hilang.
Selama ini pemuda dan remaja selalu muncul isu dan pemberitaan yang negatif seperti pemuda dan narkoba, pemuda dan kebebasan seks, pemuda dan tawuran, pemuda dan kejahatan, dan berbagai tindakan sosial lainnya.
Sudah saatnya pemuda dan remaja merefleksikan kembali untuk berkiprah lebih luas di bidang keilmuan, kemasyarakatan, politik dan yang lebih penting keimanan. Pemuda harus dapat bekerjasama dalam mensukseskan kegiatan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu pemuda harus mengevaluasi diri. Jangan bangga dulu bahwa dirinya sudah besar dan mampu untuk membela, bak seorang pahlawan hingga lepas kendali diri sampai menimbulkan konflik kerusuhan, untuk satu tujuan yang belum jelas. Lebih baik kecil tapi mutu dan berkualitas tinggi.
Selama ini pemuda dan remaja selalu diposisikan sebagai subyek masalah. Ada juga yang memandang kondisi pemuda semata-mata sebagai korban politik keadaan dan korban dari aktor kehidupan. Pemuda harus dapat memposisikan dirinya sebagai subyek yang mampu mengerakkan demokrasi yang demokratis. Pemuda punya hak untuk ikut menentukan kelangsungan pembangunan, untuk menentukan masa depan, hak untuk ikut membicarakan masalah politik dan problem bangsa dan Negara. Jadi, hak yang demikian yang harus pemuda pikirkan.
Selama ini pemuda dianggap sebagai masalah ketimbang sebagai solusi. Pemuda jangan mau dijadikan tameng atau alat politik saja. Pemuda seharusnya dilibatkan untuk menentukan proses pengambilan keputusan dalam kemajuan daerah. Sudah saatnya pemuda melakukan reaktualisasi peran, atau melakukan revitalisasi gerakan dalam otonomi daerah. Ada beberapa saran yang menjadi obyek pemuda dan remaja, yaitu:
 Pertama, pemuda termasuk pemimpin secara struktural harus mempunyai kualitas akhlak (moral) dan semangat nilai-nilai religius (keagamaan). Kedua, pemuda harus mempunyai kemampuan intelektualitas (berilmu).
Dua hal ini lah yang harus dimiliki oleh pemuda untuk mengaktualisasikan perannya dalam kehidupan berpolitik secara kongkrit. Kedua-duanya harus seimbang. Ilmu tanpa moral kurus. Sebaliknya moral tanpa ilmu kering. Sudah saatnya pemuda dan remaja mengkampanyekan dan mensosialisasikan bahwa pemuda sebagai kelompok yang peduli terhadap persoalan-persoalan kekinian dengan memberikan advokasi anti kekerasan baik fisik dan mental. Pemuda harus bekerja sama dengan masyarakat lainnya untuk memberikan politik anti kekerasan.
Pemuda dan remaja adalah aset berharga karena memiliki potensi yang besar terhadap bangsa dan Negara. Peningkatan prestasi pemuda harus diutamakan, seperti pemuda dengan prestasi belajar, menulis, lomba karya ilmiah. Pemuda dengan prestasi olah raga. Pemuda dengan prestasi seni dan budaya, pemuda dengan prestasi agama. Kecerdikan, kecerdasan, kejernihan dan ketertiban. Tokoh-tokoh pemuda mampu mengatasi masalah sosial, budaya, ekonomi dan politik di level masyarakat maupun Negara. Sudah saatnya pemuda melakukan reaktualisasi peran tersebut.

Tajudin, S.Pd.I
Ketua Pemuda Muhammadiyah
Kabupaten   Landak

“Bersentuhan Suami-Isteri Setelah Berwudlu, Batalkah?"

ada 2 pendapat tentang Batalnya wudhu Bersentuhan antara suami istri. Dalam daftar hal-hal yang membatalkan wudhu, sentuhan kulit secara langsung antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram, termasuk masalah yang diperdebatkan para ulama. Sebagian mengatakan bahwa sentuhan itu membatalkan wudhu` dan sebagian mengatakan tidak. Sebab perbedaan pendapat mereka didasarkan pada penafsiran ayat Al-Quran yaitu: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَقْرَبُوا الصَّلاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّى تَغْتَسِلُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik; sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.” a. Pendapat yang Membatalkan Sebagian ulama mengartikan kata MENYENTUH sebagai kiasan yang maksudnya adalah jima` . Sehingga bila hanya sekedar bersentuhan kulit, tidak membatalkan wuhu`. Ulama kalangan As-Syafi`iyah cenderung mengartikan kata MENYENTUH secara harfiyah, sehingga menurut mereka sentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram itu membatalkan wudhu`. Menurut mereka, bila ada kata yang mengandung dua makna antara makna hakiki dengan makna kiasan, maka yang harus didahulukan adalah makna hakikinya. Kecuali ada dalil lain yang menunjukkan perlunya menggunakan penafsiran secara kiasan. Dan Imam Asy-Syafi`i nampaknya tidak menerima hadits Ma`bad bin Nabatah dalam masalah mencium. Namun bila ditinjau lebih dalam pendapat-pendapat di kalangan ulama Syafi`iyah, maka kita juga menemukan beberapa perbedaan. Misalnya, sebagian mereka mengatakan bahwa yang batal wudhu`nya adalah yang sengaja menyentuh, sedangkan yang tersentuh tapi tidak sengaja menyentuh, maka tidak batal wudhu`nya. Juga ada pendapat yang membedakan antara sentuhan dengan lawan jenis non mahram dengan pasangan . Menurut sebagian mereka, bila sentuhan itu antara suami isteri tidak membatalkan wudhu`. b. Pendapat yang Tidak Membatalkan Dan sebagian ulama lainnya lagi memaknainya secara harfiyah, sehingga menyentuh atau bersentuhan kulit dalam arti fisik adalah termasuk hal yang membatalkan wudhu`. Pendapat ini didukung oleh Al-Hanafiyah dan juga semua salaf dari kalangan shahabat. Sedangkan Al-Malikiyah dan jumhur pendukungnya mengatakan hal sama kecuali bila sentuhan itu dibarengi dengan syahwat , maka barulah sentuhan itu membatalkan wudhu`. Pendapat mereka dikuatkan dengan adanya hadits yang memberikan keterangan bahwa Rasulullah SAW pernha menyentuh para isterinya dan langsung mengerjakan shalat tanpa berwudhu` lagi. Dari Habib bin Abi Tsabit dari Urwah dari Aisyah ra dari Nabi SAW bahwa Rasulullah SAW mencium sebagian isterinya kemudian keluar untuk shalat tanpa berwudhu`. Lalu ditanya kepada Aisyah, ”Siapakah isteri yang dimaksud kecuali anda?” Lalu Aisyah tertawa. . Wallahu a’lam bish-shawabWassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh

http:/tajudindiary.blogspot.com

selamat datang di blog Tajudin

Mengapa kita tidak boleh menambah ajaran dalam agama, Padahal kegiatan tersebut sangat baik

Aliansi Reporter Landak

Aliansi Reporter Landak
NGABANG. Usai acara pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Landak periode 2009-2014 dilanjutkan acara tambahan yakni pemberian penghargaan Rakyat Award 2009 dari Aliansi Reporter Landak (ARL) kepada wakil rakyat dengan tiga kategori yaitu, suara figur terbanyak per daerah pemilihan, suara lintas partai politik terbanyak dan anggota dewan terpilih tiga periode. Untuk suara figur terbanyak diraih Anjiu, Heri Saman SH MH, Simson Umar dan Markus Amid STh MDiv, piagam dan bingkisan diserahkan oleh Wakil Gubernur Kalbar Drs.Christiandy Sanjaya, SE MM. Kemudian untuk suara figur lintas partai politik diraih Markus Amid STh MDiv dan Heri Saman SH MH piagam diserahkan oleh Bupati Landak DR Drs Adrianus Asia Sidot MSi, dan terakhir anggota dewan yang terpilih tiga periode yakni Klemen Apui Sip, Markus Amid STh MDiv dan Adrianus Yanto Nunus SH MH, piagam diserahkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Mempawah Maringan Marpaung SH MH. Menurut Ketua ARL, Heri Irawan SP, pemberian Rakyat Award ini sudah yang kedua kalinya, tahun 2004 lalu juga kita berikan kepada para wakil rakyat yang masuk kategori ini. Ia berharap wakil rakyat ini harus terlepas dari kepentingan golongan atau parpol dan harus senantiasa berkonsentrasi terhadap tanggung jawabnya. Dengan kata lain, seorang wakil rakyat yang terpilih harus memusatkan diri terhadap tugasnya. Seterusnya seorang wakil rakyat adalah pemimpin yang harus dapat melihat potensi yang ada pada dirinya sendiri dan lingkungan masyarakat. Potensi diri dapat dimunculkan salah satunya melalui keteladanan. “Pada akhirnya, seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Dan seharusnya seorang wakil rakyat sebagai orang yang dipilih untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Kabupaten Landak harus tahu dan paham tentang tugas dan kewajibannya,” ungkapnya. Adapun jajaran pengurus ARL yakni yakni Heri Irawan (Ketua), Kundori (Sekretaris), Devi Zulkarnain (Bendahara) dan sejumlah anggotanya, Ya’ Syahdan, Sartiman, Agus Budianto, Tajudin dan Anton.

Kisah

KISAH YANG SANGAT MENYEDIHKAN.. (SUMPAH!!) “Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya. Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1.jpg, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya. Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja motor.jpgkarena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah. Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, Kerjaan siapa ini !!! . Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan Saya tidak tahu..tuan. Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan? hardik si isteri lagi. Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik kan! katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. Oleskan obat saja! jawab bapak si anak. Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. Dita demam, Bujawab pembantunya ringkas. Kasih minum panadol aja , jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. Tidak ada pilihan.. kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akutIni sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. Ayah.. ibu Dita tidak akan melakukannya lagi. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi Dita sayang ayah..sayang ibu., katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. Dita juga sayang Mbok Narti.. katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris. Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ? Bagaimana Dita mau bermain nanti ? Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maafTahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi, Namun., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya.. “ resapi dan renungi gan,bukan sedih/terharunya yang kita cari tapi pengaruh positifnya kisah ini untuk kehidupan kita